2017/09/05

Kenapa harus ROG? #WeAreROG



You're probably wondering why? Why am I posting this kind of Laptop? 
It's not just A LAPTOP, it is ASUS ROG. 

Probably, kamu-kamu yg belum terlalu mengenal laptop and all the specifications doesn't know what ROG is. So to make it simple, I'm gonna introduce you to the ROG - or also known as - Republic of Gamers. 
Ya, dari namanya pun kamu bisa menebak, ROG ini fokus kepada GAMERS - or people who loves playing GAMES, either it's seriously or just for fun. 

Tapi kenapa harus ASUS ROG yang dipilih? Emangnya brand lain gak bisa gaming juga, kan bisa? If you say this to gamers out there, lo bakalan sedikit dilirik pedas ama mereka-mereka. Because trust me, meskipun lo bukan gamers, the specifications of these baby are absolutely awesome. 




ROG memiliki spesifikasi yang jauh lebih bagus daripada laptop pada umumnya, maka dari itu harganya pun terbilang mahal. Tapi, banyak orang-orang di dunia yang menggunakan ROG sehingga ROG pun memperluas jenis laptop yang ada. Hingga sekarang, ROG sendiri telah mengeluarkan 3 JENIS SERIES yang masing-masing berbeda spesifikasi dan kemampuannya.

Jenis GL Series atau memiliki panggilan Strix merupakan series yang paling AFFORDABLE. Salah satunya adalah GL-502VM. Coba di scroll keatas, itu laptop yang gue sebut barusan, harganya memang Rp 26.299.000,00 tapi dengan spesifikasi laptop di dalamnya yang apik juga desainnya yang super keren juga elegan, lo pasti ga bakal menyesal memilih laptop ini. 

ROG GL-502VM aslo known as the compact with only 2.2kg of weight yang bisa dibilang ringan untuk laptop versi gaming. Bisa dirasain bedanya dengan laptop gaming lain, karena dengan lightweight and compact laptop ini lu bisa bawa kemana-mana secara nyaman dan bisa main di mana aja.
It has a breathtaking visuals. Terlebih lagi lu bisa menyaksikan ini lewat wide-view panel yang resolusinya apik tenan. TANPA PERLU LOADING LAMA! Karena di dalamnya terdapat SUPER FAST SSD, so no more waiting! 

There's more. The GL-502VM series punya warna lain selain hitam, yaitu SILVER! It also has specially design WASD cursor keys, 1.6mm of key travel design, and also.. impressive performance in Virtual Reality. 



Eits, gak hanya itu. Selain GL series or Strix, ada pula G series yang gak kalah kerennya.  
Salah satunya dalam G Series ada G-752 yang desainnya terinspirasi oleh Iron Man. Di dalam seri ini terdapat fitur terbaru eksklusif ROG yaitu 3D Mobile Vapor Chamber yang berfungsi untuk meningkatkan performa sistem cooler. 



Terakhir ada GX Series, yang mengeluarkan GX-800 yang terinspirasi desainnya dari pesawat tempur! There's a watercooling behind the laptop yang didesain seperti mirip pesawat tempur. Juga punya 2 buah GTX 1080 di dalamnya, juga Core i7 7820HK yang bisa di overclock layaknya prosesor PC. Jadi meskipun amat spesifikasinya amat 'berat', tetap diimbangi dengan watercooling di belakang laptop tersebut. 

You can say it is the most powerful and expensive gaming laptop in the world. 95 juta bro! Duit segitu bisa S2 gue. 



Selain desain-desainnya yang unik ini (si IRON MAN dan si PESAWAT TEMPUR), ada desain terbaru dari ROG yaitu bernama ZEPHYRUS (GX-501). Desainnya bener-bener beda deh. Apaya julukannya, let's just say dia ini si LANGSING. Like it's the slimmest gaming laptop in the world with only 16.9-17.9 mm thin. Berat laptop seri ini dengan GL-502VM kurang lebih sama, tapi ini the slimmest gaming laptop in the world. Ibaratnya artis korea, dia ini salah satu dr anggota SNSD #okereceh. GX-501 juga memiliki Core i7 7700HQ, GTX 1080 Max-Q Design, Ram 24 GB dan SSD 512 GB. Big applause, ini bener bener inovasi yang top banget sih. 

Karena not just it's slim, it also has COOLER & QUIETER, but still performanya gak kalah dibanding ROG lainnya. It is UNIQUE, because saat laptopnya dibuka, pada bawah laptop akan terbuka juga sedikit untuk memberikan sirkulasi udara buat mesin di laptopmu yang ringan itu. 

Ini kacau sih, gue gak bisa bohong kalau gue jatuh cinta dengan laptop yang ringan tapi juga gak panas dan gak berisik, ditambah dengan spesifikasi ROG yang kerennya gak ketulungan. I mean, it's a whole new different world. #almostcry






1. Intel Core i7 dan GTX 10
Seperti yang gue udah bilang, performa ROG mah gak tertandingi, karena ROG menggunakan Intel Core i7 dan GTX 10 Series yang dua-duanya merupakan hal terbaru di bidangnya. Ya gimana gak tertandingi, semua hal yang baru, diembat sama ROG ini. 

Gue tadi juga udah jelasin kan tentang SSD, yang membuat loading data, loading game, copy data pun jadi lebih cepet! Gak perlu tuh yang namanya nunggu-nunggu loading lemot, lama, berapa detik juga langsung cus deh. 



2. Keyboard BACKLIGHT 
Semua Keyboard dalam ROG memiliki backlight, entah itu warna merah (warna khas ROG) ataupun RGB (warna-warni. They lighten up even if you're in the darkest room, so you can comfortably enjoy playing and working without worrying about the unseen keyboard. Beda dengan GX-800, yang sudah menggunakan keyboard mechanic. 



3. IPS Screen dan NVIDIA G-Sync


Apa itu layar IPS? Layar IPS adalah teknologi layar yang dipakai ROG yang jauh lebih bagus dari pada teknologi layar sebelumnya (call the 'ancestors' VA and PN). IPS memberikan sudut pandang layar yang lebih wide daripada screen tech lainnya, maksudnya adalah dengan menggunakan layar IPS, kita dapat melihat sudut pandang yang lebar dan screen color yang masih jelas dari sudut manapun. On the top of it, screen pada laptop ROG dilapisi dengan lapisan matte yang tentunya tidak terlalu memantulkan cahaya, berbeda dengan screen glossy yang biasanya ada pada laptop 'biasa'. 

It also the best screen to present the color reproduction, karena teknologi screen di dalamnya lebih baik dalam mem-'proses' cahaya yang ada di dalam laptop. Ini bukan hanya keuntungan buat gamers aja lho, keuntungan ini dirasain juga buat para designer. Karena warna yang ada di dalam screen yang kemudian nanti dicetak karena memiliki akurasi warna yang cukup tepat dan sesuai. 

Sedangkan, NVIDIA G-Sync adalah teknologi yang memastikan tampilan layar dengan baik serta lancar, Teknologi ini memastikan semua pixel dalam laptop ter-render dengan baik. 

Resolusi layar di ROG juga pastinya mendukung kualitas 4k karena terdapat teknologi layar IPS di dalamnya. 





Ada satu alasan penting which adds up to their plus points, it is their DURABILITY. Ketahanan laptop ROG yang super tahan banting. Hal ini bisa dicapai oleh ROG karena ROG merupakan laptop yang paling tahan lama karena setiap produknya selalu dites dan diuji. Entah itu tes penekanan pada keyboard, tes getaran, tes goncangan, tes jatuh, dan lain-lain. It is the most durable laptop in the world. 

LEBIH DARI ITU, GARANSI yang didapat oleh pembeli laptop ROG adalah 2 years global warranty. Sudah diuji, diberi garansi yang cukup lama juga. 

Terbukti brand ROG disebut premium karena berbagai fasilitas yang inovatif dan juga high-end. 



Are you one of us now? #WEAREROG #ASUSROGID #ROG





youtube: https://www.youtube.com/user/clarchrs
instagram: @clarachrs




2015/12/20

Sort of a new life (2)

I should have written this months ago... Sorry for abandoning you.
Good news is I have finally finished my 1st semester! (but not really) I haven't faced my exam tho, vacation first. And yeah, vacation is also filled with lots of last assignments and take home tests. The perks of being a design student. I should be thankful though because I'm going nowhere so I can use my vacation wisely. Cheers?

College is really taking a lot of your time. Imagine a high school life and double, nope, triple it. If you want to be someone who is active in college, go into organizations and things... just be prepared. And more of it, being a design student is really a tough thing. No, it's not only about drawing, you get a lot of weird assignments you won't even think about. Like making a color triangle using poster colors (don't judge, it's hard, in addition, the lecturer is really.....). Just be prepared, okay? I don't want to rant about the assignments and the lecturers here, I've had enough. 

I had the worst time management, even though my high school have me prepared with this, but seriously, you wouldn't know about it, if you haven't got into it. I always sleep late (always). My assignments piling up, because a design job isn't something that you can do quickly, it has to be done thoroughly. But me being me, I didn't do my works 'that' good. I realize I'm not that detailed when it comes to assignments, so my marks are not great. I passed the semester thinking, "ah, it's just the first, no need to worry about." 

Yaudah yuk, tetep semangat aja. Semester 2 belajar yang bener ya, clar. #selfmotivation
By the way, another worse thing happened this year, HP GUA ILANG. 
My to-buy-list is full of expensive things, cellphone, SLR camera, and pentab. 
Yay, cheers to me! 

Here's some photos to close this semester. 




























Edit: added a new photo with my PA ;)

2015/09/17

LOVE@RTH Water Color Exhibition 2015

CLARA CHRYSILLA
DKV J
00000011032


Pameran kedua dalam bulan ini. Saya datang tentunya pada hari yang sama dengan saat saya berkunjung ke JavaScript, pameran art yang disangkutpautkan dengan aksara Jawa. Silakan cek post sebelumnya disini.

Anyway, pameran kali ini adalah LOVE@RTH Water Color Exhibition Pameran ini ditampung oleh 2 gedung di Galeri Nasional Indonesia (gedung B dan C), 3-14 September. Tema LOVE@RTH diartikan sebagai Love Earth Through Art yang acaranya diadakan oleh komunitas International Watercolor Society Indonesia.

Bu Lydia Saputra (64); Bu Trini Taslim (67); Bu Renny Ris (58), sayangnya saya lupa foto karya-karyanya! 
Pada saat saya datang ke gedung C, terlihat ada anggota dari komunitas IWS Indonesia sedang melukis lho guys! Awalnya gue bingung karena, "Ini kan galeri, kok ngelukis di sini sih?" Tapi ya setelah saya tahu kalau itu adalah anggota dari IWS Indonesia, gue maklum, dan akhirnya menonton Ibu dan Bapak yang lagi seru-serunya melukis.

Sebelum pulang, saya dan teman-teman juga sempat bertanya ke pelukis-pelukis dari IWS, tentunya tentang watercolor. Ibu yang kami wawancarai dengan ramahnya menjelaskan, yang mana saja karyanya dan apa saja teknik yang bisa dipakai dalam watercolor. Kata ibu-ibu pelukis di sana, ada teknik yang memakai bumbu dapur contohnya garam, yang bisa memberi tekstur titik-titik. Ada juga yang pakai plastik. Ibu yang menjelaskan hal ini, yaitu Ibu Trini Taslim, belajar water color selama 7 tahun dan ikut dalam komunitas IWS sehingga dapat memasukkan karyanya ke exhibition ini.

starring Devina! (Waiting by Galuh Taji Malela from Indonesia) Karya super realis, detilnya luar biasa. :')

Art Now II by M. Fadhil Abdi from Indonesia. 

E@rth Wind Fire (Tripthyc) by Maya W.Suharnoko from Indonesia 
Kalau karya yang ini eye catching menurut saya, dikarenakan oleh permainan warna. Warna-warna yang digabungkan sama sekali ga sama, dan feelnya berbeda. Tapi, ini yang bikin karyanya unik dan eye catching. Meskipun warnanya berbeda kontras, tapi terlihat ada kesinambungannya. Dan lagi, pelukis nggak menambahkan hal-hal yang terlalu berlebihan dikarenakan warnanya sudah sangat 'keluar'. Simple, tapi dashyat.

Sav@ Indonesia-Sav@ Makassar by Karta Jayadi from Indonesia

Ocean Series II by Widiyatno from Indonesia
Dua gambar di atas hanya memakai satu warna dominan. Itu yang membuat saya suka. Meskipun satu warna, tapi terlihat kok hal apa yang mau ditampilkan. Seperti Ocean Series II yang dibuat oleh Bapak Widiyatno, sangat menonjolkan warna biru dan mata itu sendiri. Beliau juga menambahkan beberapa unsur garis dan titik di dalamnya.

Setelah ke sini saya jadi lebih membuka mata tentang karya. Karena emang dari dulu belum pernah terlalu care and open sama karya-karya seperti ini. Saya dan teman-teman juga lebih belajar tentang yang namanya watercolor dan penasaran ingin coba beberapa teknik bumbu dapur yang telah diberitahu sama pelukis-pelukisnya.

Benar, dalam sebuah trip, kita harus jadi orang yang terbuka, penasaran, dan bertanya.

Squad (Agnes; Filbert; Steven; CLARA; Cynthia; minus Devina)

Sayangnya, pameran ini sudah selesai! Padahal ada banyak sekali hal-hal yang belum saya jelaskan satu persatu. (karena banyak juga ya guys karyanya). Karya-karya di exhibition ini bukan hanya dari Indonesia namun juga berbagai negara lainnya. Jadi bukan hanya karya lokal saja, lho! Pasti banyak inspirasi yang bisa kalian dapat dari mendatangi karya ini.

Pameran ini akan berlanjut, tapi sayangnya bukan di Jakarta, tapi di Bentara Budaya Bali 24 Oktober - 2 November 2015. Mungkin yang tinggal di Bali bisa mampir dan melihat karya-karya fantastisnya!